Seluruh umat manusia merayakan idul adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Begitu juga aku yang masih berada di pondok. Pada malamnya, agenda di pondok setelah Sholat Isya’ hanya Takbiran hingga pukul 22.00 WIB. Begitu mendengar agenda tersebut, setelah sholat Isya’ saya langsung mencai tabuh-tabuhan untuk Takbiran.
Setelah saya dan teman-teman berhasil mendapat tabuh-tabuhan, kami langsung berkumpul di depan kelas untuk merayakan Idul Adha. Tapi ada juga yang ikut Takbiran keliling kota, tapi itu hanya untuk para OSIS. Sedangkan kami yang tidak menjabat sebagai ketua OSIS hanya merayakan Idul Adha di pondok.
Setelah malam terlewat, saya dan teman-teman melaksanakan Sholat Idul Adha di halaman pondok. Kemudian sayadan teman-teman serta para ustadz menyembelh hewan kurban berupa kambing yang berjumlah 7 ekor. Di antara para kambing ada juga yang seakan menjauh karena mungkin takut setelh melihat para temannya yang lain disembelih dengan kepala hampir putus.
Setelah menyaksikan penyembelihan, kami semua diizinkan pulang dengan dijemput kerabat. Sesampainnya di rumah saya juga membantu ayah dan ibu memotong daging kurban yang diberi oleh pengurus masjid setempat. Setelah itu, saya hanya melakukan kegiatan seperti biasa ketika saya pulang. Meski pulang kali ini cuma pulang sehari, tapi pulang kali ini suah membuatku cukup bahagia.
By: Fathan Nur Hakim
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar